Langsung ke konten utama

Membangun Team Work

Kenapa teamwork sangat diharapkan di lingkungan kerja Membangun Team Work Membangun Team Work
Membangun Team Work


Kenapa teamwork sangat diharapkan di lingkungan kerja? Karena meski Anda memiliki tanggung jawab sendiri, Anda merupakan bagian dari organisasi. Perusahaan hanya sanggup berkembang jikalau orang-orang di dalamnya memiliki keinginan untuk membesarkan perusahaan dan menyisihkan kepentingan pribadi.


Berikut ini yaitu beberapa tips mengenai cara membangun team work


1. Tujuan yang jelas

Pertama yang harus dilakukan yaitu menciptakan tujuan tim yang jelas. Tentukan tujuan dan cita-cita dalam tim secara spesifik. Untuk itu Anda harus melakukan rapat rutin dan mengatur contoh komunikasi yang terbuka.

2. Bangun kepercayaan
Cara membangun iman dalam tim yaitu dengan menciptakan mereka berani bicara untuk mengutarakan opini. Jangan langsung mematahkan pendapat seseorang, alasannya yaitu itu akan menciptakan mereka menahan diri untuk bicara. Ciptakan juga komunikasi timbal balik, sehingga anggota tim sanggup saling memberi kritik tanpa terkesan menjatuhkan.

3. Buat kegiatan untuk mendekatkan anggota tim

Tak ada salahnya sesekali melakukan kegiatan yang sanggup mendekatkan anggota tim. Melakukan makan siang atau makan malam bahu-membahu tim secara rutin, merupakan teladan sederhana sebuah kegiatan yang sanggup mendekatkan tim. Dengan bertemu di luar lingkungan kerja, sesama anggota tim sanggup saling mengenal secara personal.

4. Ciptakan sistem penghargaan
Agar anggota tim merasa hasil kerja mereka dihargai yaitu dengan menciptakan sistem reward (penghargaan). Siapa saja anggota tim yang berhasil menonjol, maka berilah penghargaan, sanggup berupa insentif atau lainnya. Ciptakan kompetisi yang sehat di dalam tim, namun tetap fokus pada tujuan bersama.

5. Kompetensi dalam anggota tim

Teamwork sanggup berhasil jikalau masing-masing anggota melakukan pekerjaan yang sesuai kompetensi mereka. Selalu komunikasikan mengenai tugas, kendala dikala mengerjakan tugas, dan apakah mereka sanggup mengerjakan. Jika ada anggota tim yang belum memiliki keahlian tertentu, apakah mungkin mendapatkannya melalui training atau pelatihan.

6. Lakukan pemeriksaan secara rutin

Secara rutin, lakukan pengukuran dan pemeriksaan hasil kerja setiap anggota tim. Pemeriksaan rutin ini untuk sanggup mengetahui perkembangan pekerjaan, kesulitan yang dialami, atau sanggup saja ada perubahan yang perlu dilakukan di tengah jalan untuk sanggup mencapai tujuan.
Sumber https://3i-networksupdate.blogspot.com/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Presentasi

Presentasi Presentaai  adalah suatu jadwal berbicara di hadapan banyak hadirin atau salah satu bentuk komunikasi. Presentasi merupakan jadwal pengajuan suatu topik, pendapat atau gosip kepada orang lain. Berbeda dengan pidato yang lebih sering dibawakan dalam jadwal resmi dan jadwal politik, presentasi lebih sering dibawakan dalam jadwal bisnis. Tujuan dari presentasi bermacam-macam, misalnya untuk membujuk (biasanya dibawakan oleh wiraniaga), untuk memberi gosip (biasanya oleh seorang pakar), atau untuk meyakinkan (biasanya dibawakan oleh seseorang yang ingin membantah pendapat tertentu). Agar mampu bakir berpresentasi, orang sering kali belajar pada para pakar presentasi. Juga, ada banyak pembicara terkenal yang sering kali diamati oleh orang-orang yang ingin bakir berbicara di hadapan umum. Para pembicara terkenal di Indonesia antara lain KH Abdullah Gymnastiar, Ary Ginanjar Agustian,Andrie Wongso, dan masih banyak lagi. Keahlian berbicara di hadapan hadirin merupakan hal yang s...

Merry Riana

Melihat segala pencapaian Merry Riana, tidak mengherankan bahwa banyak orang yang menganggapnya sebagai seorang super-woman. Dengan kombinasi kecantikan dan kecerdasan, Merry telah berhasil meraih banyak pencapaian bahkan sebelum dia berumur 30 tahun. Seseorang yang sangat dihormati dan dikagumi di industri keuangan, Merry mencapai penghasilan satu juta dolar di usia 26 tahun, dan diliput oleh aneka macam media massa, bukan hanya di Indonesia, tapi juga di Singapura, Malaysia, dan Vietnam. Tetapi, sukses tidak datang dengan praktis untuk Merry. Lahir di Jakarta, dia terpaksa merantau ke Singapura tahun 1998, untuk melanjutkan pendidikannya di Nanyang Technological University (NTU), dan untuk mengungsi dari Indonesia yang sedang dilanda krisis moneter dan kerusuhan pada ketika itu. Merry hanya berbekal seadanya, dengan sejumlah uang yang sangat terbatas, pada ketika dia pertama kalinya sampai di Singapura. Untuk memenuhi biaya hidup dan kuliahnya, Merry terpaksa harus berutang pada peme...